Tak diragukan lagi , begitu besar pengorbanan para Sahabat untuk Islam . Karena disadaei atau
tidak
tujuan manusia ada di dunia adalah untuk mengabdi ke Sang pencipta , Alloh SWT.
Siapapun anda , bagaimanapun keadaan anda sekarang . Pastilah tahu dan ingin di akhirat kelak
termasuk orang yang diridhoi Alloh dan masuk ke dalam surgaNya.
Tapi kemudian langkah apa yang ditempuh untuk mendapatkan itu . Mungkin tidak semua sadar
.Termasuk
saya pribadi adalah salah satu dari orang-orang yang masih berusaha untuk sadar . Paling tidak
bangun
apabila jatuh dalam kemaksiatan .
Setiap orang pastilah menginginkan kebaikan pada dirinya . Namun terkadang orang suka untuk
menunda-nunda
amalan yang baik . ” nantilah kalo sudah tua ” , ” tahun depan saja klo sudah berusia kepala 2″
,
” Bulan depan saya akan menjadi yang terbaik” , ” besok sajalah kulakukan itu” .Dan masih
banyak kalimat-kalimat penundaan .
Padahal siapa yang tahu umur manusia . Betul , jika penyesalan yang kan didapat . Karena kita
terlalu percaya diri bahwa usia kita makin lama .
Padahal umur manusia itu seperti lingkaran yang akan kembali ke titik asal . Titik asal itu
adalah
Sang pencipta .Dan akan kembali kepadaNya sebagaimana permulaan .
Uniknya , tidak ada yang tahu seberapa panjang atau pendek lingkaran itu . Seperti yang
dikatakan
salah satu hadist bahwa tiada berguna “harta ini untuk si fulan dan si fulan , sedangkan nywanya
sudah
sampai tenggorokan ” . Tidak ada lagi kesempatan untuk sholat dengan khusyu’ dan mempersembahkan
sholat
terbaik kita . Tidak ada lagi waktu untuk membaca lembaran demi lembaran Ayat suci Alquran yang
di
setiap hurufnya terdapat satu kebajikan . Tidak ada lagi kesempatan mengerahkan segenap
kemampuan untuk
melakukan aktifitas mulia yang bernama da’wah . Tak ada lagi waktu untuk janji-janji bakti kita
kepada
orang tua kita . Dan di saat itu , di saat akan tercabutnya nyawa dari tubuh . Kita akan menjadi
orang-orang
yang ingin diberi kesempatan satu kali lagi untuk bisa bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat.
Bukan taubat yang hanya sesaat .
Karena sadar dan mengimani akhirat dengan penuh , dan surga seakan-akan ada di depan mereka .
Para
Sahabat Rasul , orang-orang yang spesial itu begitu luar biasa pengorbanannya untuk dakwah
Islam.
Bagaimana setiap hari Umar mengoreksi dirinya sebelum dihisab di yaumil Akhir .
Bagaimana Zaid bin Haritsah begitu mencintai Alloh dan RasulNya dibanding dunia dan isinya.
Bagaimana Saad bin Abi waqqash , Sang singa yang menyembunyikan kukunya menikmati saat – saat
berjihad dengan harta dan jiwanya dengan segenap keikhlasan dan ketawadhuaan
Bagaimana Abdulloh Bin Umar begitu mengikuti perkataan dan perbuatan Rasululloh.
Karena kesadaran sebagai makhluq inilah , para sahabat senantiasa bertanya ” apa yang bisa saya
berikan untuk da’wah , sesuatu yang terbaik dan berbeda hari ini ?”
Yang mereka tanyakan bukanlah sekedar sesuatu , tapi sesuatu yang terbaik.Sesuatu yang spesial.
Tak heran kalau kemudian orang-orang spesial ini menjadi orang-orang yang tidak pernah’mati’.
Orang-orang yang senantiasa memberikan inspirasi bagi siapa saja yang membaca kisah hidup
mereka.
Meskipun beliau-beliau bukanlah orang-orang yang bertendensi pada penghargaan makhluq dan
penilaian
manusia.
Tapi bagaimanapun manusia yang hidup akal dan hatinya akan mencintai mereka.
‘cintailah yang dilangit , maka yang dibumi akan melayanimu ‘
‘layani Rob-Mu , maka bumi dan seisinya akan melayanimu ‘
Dan dengan perantaraan lisan-lisan dan tangan – tangan mereka , banyak orang yang mendapat
hidayah.
Bahkan sampai sekarang cahaya hidayah itu bisa sampai ke kita. Tentunya itu semua karena
Nashrulloh
pertolongan Alloh yang diberikan kepada orang-orang spesial tersebut
Mereka , orang-orang spesial itu dibina oleh seorang yang super spesial .
Seseorang yang ma’sum , terbebas dari dosa . Dan di setiap malamnya tetap beribadah sampai
kakinya
bengkak .
Ya, dialah Rasululloh , Tauladan tiada tara .
Saya amat tertampar , saat mendengar hadist Rasul yang dibacakan salah satu adik saat syuro
KiaSs
bahwa Beliau berdoa di setiap sholat agar dijauhkan dari kesalahan dan kemaksiatan sebagaimana
Alloh
menjauhkan timur dan Barat. Subhanalloh ….
]
Misi spesial yang diemban para sahabat , untuk berda’wah .
Mendirikan Khilafah yang pertama .
Dan nantinya akan berdiri khilafah kedua sebagaimana janji Alloh dalam hadist riwayat Ahmad .
Dan orang-orang yang akan mendirikannya dengan pertolongan Alloh , adalah orang-orang yang
memilki karakteristik sebagaimana orang-orang yang mendirikan kekhilafahan pertama . Yakni
orang-orang spesial
dengan misi spesial.
Semoga kita termasuk di dalamnya.
Ikhlas , tawadhu’ dan Sepenuh Tawakkal

terimakasih sudah memberi komentar