Oleh: Nur Maulidiyah | 20 November, 2008

Nikah Barokah


Wah tidak terasa …alhamdulilah sudah hampir 3 tahun pernikahanku ma suami..

selamat dan barakallah buwat yg mau nyusul (selamat , anda berada di alan yg lurus, indah dan menyenangkan ..welcome to the club ‘surga dunia’..iming2 buwat yg belum nyusul  ho..ho.)

kita terus bersyukur karena banyak sekali nikmat yg diberikan Allah pada kita berdua

banyak juga yang tanya” kapan nih ngasih keponakan”, “udah isi belum ” dsb

pada awalnya pas ditanya gitu agak gimana ya…(baru tahu rasanya,,,kemarin2 kan baca2 aa di artikel da yg gitu)

tetapi bagaimanapun itu bagian dari takdir…dan itu hanya salah satu dri kebahagiaan hidup…more nikmat yang kita dustakan bukan

Tapi subhanallah..

Apabila pernikahan itu diawali dengan proses yang syar’i

dijalani karena Alloh

Hari-hari terasa begitu indah dan berwarna (pantesan beratku terus naik…ho..hoo)

Mungkin itulah yang dinamakan Sakinah , mawaddah wa rohmah

Special thanks untuk suamiku tercinta, Muhammad Firdaus Ardiansyah atas segala pengertian, kasih sayang dan seluas kesabaran.


Responses

  1. waaaa….! MasyaAllah ya,,, keluarga Sakinah, Mawadah wa Rahmah.. ^^
    Semoga Allah memberikan keturunan yang shalih dan shalihah ya.. ^_^

    amin ya rabbal ‘alamin… ^^

  2. barakallah…barakallah…ukh…

    • amin2

  3. Dari Abi Hurairah radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaih wa sallam jika mengucapkan selamat kepada seorang mempelai, beliau mengucapkan doa: “Mudah-mudahan Allah memberimu berkah. Mudah-mudahahan Allah mencurahkan keberkahan kepadamu dan mudah – mudahan Dia mempersatukan kalian berdua dalam kebajikan“(HR.Said bin Manshur di dalam Sunannya 522, begitu pula Abu Dawud 1/332 dan At-Tirmidzi 2/171). Adapun ucapan seperti “Semoga mempelai dapat murah rezeki dan banyak anak” sebagai ucapan selamat kepada kedua mempelai adalah ucapan yang dilarang oleh Islam, karena hal itu adalah ucapan yang sering dikatakan oleh Kaum jahiliyyah.Dari Hasan bahwa Aqil bin Abi Thalib menikah dengan seorang wanita dari Jisyam. Para tamu mengucapkan selamat dengan ucapan jahiliyyah: “Bir rafa wal banin.” Aqil bin Abi Thalib mencegahnya, katanya: “Jangan kalian mengatakan demikian karena Rasulullah melarangnya.” Para tamu bertanya: ” Lalu apa yang harus kami ucapkan ya Aba Zaid?” Aqil menjelaskan, ucapkanlah: “Mudah- mudahan Allah memberi kalian berkah dan melimpahkan atas kalian keberkahan.” Seperti itulah kami diperintahkan. (HR. Ibnu Abi Syaibah 7/52/2, An-Nasai 2/91, Ibnu Majah 1/589).

    selain dari ucapan yang dicontohkan rasul SAW, maka ucapan-ucapan tersebut adalah ucapan yang bathil dan tertolak.

    Allahumuwafiq Illa Aqwamitthariq

  4. ikutan mendoakan barakallah..udah 1 tahun lebih ya ukh…^^

  5. jadi sekarang nih dah hamil belum mbk?? kalau saya belum🙂, tp tetep bahagia lah, sebenarnya yang pengen banget itu saya mbk, kalau mas ryan nyantai aja,

    sm2 mendoakan ya mbk

  6. ini pstingan udah lama bener…
    update dunk mbak…

  7. ok danu..:)

  8. subhnallah, smg bermanfaat,…

  9. bismillah,…………. sebuah keyakinan akan menjadi tekanan untuk diri kita guna mencapai keyakinan itu,………………..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: