Oleh: Nur Maulidiyah | 6 Maret, 2009

Ngenali Orang dari Iris..?!Teknologi Baru


buat temen2 yang pernah nonton film minority report mungkin sudah ngeh dengan judul di atas.

Kalo dulu (atau sampai sekarang ya..) mengenali seseorang dari identitasnya semisal dari ID Card , KTP dan lain-lain . Juga dari sesuatu yang bisa diingat manusia semisal pin , password, dan lain-lain.

Tapi sistem ini memiliki kelemahan seperti ID Card bisa hilang  atau terjatuh (khususnya u/org2 pikun seperti saya ^_^), begitu pula pin/ password bisa lupa sewaktu-waktu.

Biometrik Menjawabnya

Untuk menjawab tantangan itu, sangat berkembang teknologi pengenalan personal berdasarkan anggota tubuh yang unik (sidik jari, wajah, iris mata,telapak kaki) atau perilaku manusia (cara berjalan,tanda tangan).

Dan jelas teknologi ini sangat berguna lho u/ paspor, pengenalan pelaku tindak kejahatan, menghindari pemalsuan datadan tentu tingkat akurasi yang tinggi. Teknologi ini dikenal dengan biometrik.

Iris Recognition

Bagian yg sangat unik pada diri manusia adalah iris. Karena iris orang yg satu dengan yang lain berbeda walaupun mereka kembar siam. sejak umur 1 tahun iris ini gak akan berubah. Dibandingkan dengan sidik jari dan wajah , iris lebih unggul karena sangat terlindungi letaknya, tidak mudah rusak karena kecelakaan misalnya, tak mudah di palsu (kecuali anda mau mencopot mata anda)

Menarik dijadikan Penelitian

Iris Recognition (pengenalan Iris) sangat menarik untuk bahan penelitian (skripsi maupun tesis) karena masih banyak yang harus dikupas dari sisi metode pengenalannya, metode lokalisasi iris, dan lain2.

Terutama dari segi implementasi pada KTP menggunakan iris mata

Berdasarkan latar belakang tersebut (khas bab I Skripsi) saya lebih jauh mendalami tentang hal ini

mohon doanya agar cepet kelar..^_^


Responses

  1. Masya Allah . . .
    Sampai sebatas apakah ilmu Allah yang dikaruniakan kepada manusia? Adakah ilmu akan sampai kepada kemampuan manusia untuk bisa menguraikan materi dan mengumpulkannya kembali seperti sediakala?
    Jadi orang atau benda akan bisa pindah dalam hitungan kejapan mata saja, seperti tekhnologi telepon saat ini.
    (sori ye . . khayal dikit)

    Kembali ke laptop, Saya ingat setahun lalu saat Mas Selamat (katanya anggota JI Singapore) lari dari penjara Changi Singapura (penjara ini adalah salah satu penjara dengan tingkat pengamanan tertinggi di dunia).

    Setiap kali keluar singapura, misalnya ke Johor, kita selalu diperiksa sidik jari. Yang tua renta kah atau anak2. Mungkin Mas Selamat dikhawatirkan menyamar, atau operasi plastik. Antrean jadi sangat panjang dan melelahkan. Pemeriksaan berlangsung selama kurang lebih 10 bulan.

    Nah, bagaimana pula kalau dengan iris? Pasti antrean panjang dan melelahkan yang akan terjadi. Masing2 akan berderet masuk ke sebuah (ok 20 buah saja) ruang pemeriksaan mata.

  2. belum tahu juga mas..tapi katanya di bandara SH juga sudah diuji coba
    tapi menurut paper yg saya baca..setiap orang butuh waktu sekitar 1 menit …

  3. mbak kmu pkai metode apa

    • untuk ekstraksi citranya pake transformasi wavelet
      sudah selesai mas

      untuk pengenalannya dnegan hamming distance

      • cara ekstraksi citrany pke transformasi wavelet gmn ya mbak?saya pengenalannya mgunakan euclidean distance..

  4. q pke pengolahan citra biasa nih tpi untuk ekstraksi nya pke apa ya

  5. mbak diyah,cara mengekstraksi ciri pke wavelet gmn y?

    • pake perhitungan rumus transformasi wavelet mas,,,,

      banyak koq referensinya mas,,
      ada beberapa tingkat, tergantung ukuran gambar yg diujikan🙂

  6. Assalamualaikum mbak..
    saya dini ilkom 07, kebetulan skripsiq juga ttg iris recognation,tp dgn metode fft ma som. Mohon sarannya mbak,terima kasih

    • oh ya,,silahkan din message di ym ya..:)
      saya jarang yman soalnya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: