Oleh: Nur Maulidiyah | 20 April, 2009

Menutup Aurat Jangan Setengah-setengah (Karena wanita begitu Indah) Season I


Wanita bukan dari tulang ubun ia dicipta

karena begitu berbahaya membiarkannya dalam sanjung dan puja

Bukan pula dari tulang kaki Kaki

karena tak pantas ia dihina dan disakiti

Tapi dari rusuk kiri

Dekat ke hati untuk dicintai

Dekat ke tangan untuk dilindungi

(Agar Bidadari Cemburu padamu, Salim A.Fillah)

yah itulah wanita, dibahasa Arabkan jadinya An-nisa’

makhluq Alloh yg satu ini katanya sensitif pisan (hehehe..iya tha,,coba tanya ke suami dulu:),,nah lho)

yang pasti dia makhluq yg berbeda dengan lawan jenisnya laki2 pada beberapa hal

dan beberapa hal yg lain memiliki kesamaan (saya kira pembaca akan tahu sendiri ).

Tujuan hidupnya pun sama untuk beribadah , mentaati Alloh(Lihat QS.Adz-Dzariyat :59, sungguhan dibuka ya).Alloh pun memberi ia beberapa kewajiban yg sama dengan laki2. Begitu pun dalam hal menutup aurat keduanya memiliki batas aurat yg harus ditutpi. Begitulah SYARI’AH Islam yang berasal dari Alloh.

Khusus untuk masalah aurat ini ada beberapa yg beda (saya kira temen2 sudah paham begituuu)

aurat laki-laki sebagian besar ulama berijtihad aurat laki2 antara pusar dan lutut

“Jika salah seorang dari kalian menikahkan hamba sahaya atau pegawainya, janganlah ia melihat sesuatupun dari auratnya, karena sesungguhnya apa yang ada di bawah pusar sampai kedua lututnya merupakan auratnya.”

(HR Ahmad).

Terdapat beberapa riwayat yang menyatakan bahwa paha adalah aurat. Namun, ulama hadis berbeda pendapat. Sebagian menilai sahih atau hasan; sebagian lain menilainya lemah.

Muhammad bin Jahsyi menuturkan: Aku pernah bersama Rasul melewati Ma’mar, sedangkan kedua pahanya terbuka, lalu Rasul bersabda:
“Wahai Ma’mar, tutupi kedua pahamu, sesungguhnya kedua paha itu aurat.”
(HR Ahmad, al-Hakim, dan al-Baihaqi).

Jarhad al-Aslami menuturkan, ia sedang di masjid, lalu Nabi saw. datang dan memandangnya, sementara pahanya terbuka, lalu Nabi bersabda:
“Sesungguhnya paha termasuk aurat.”
(HR. al-Hakim dan ia mensahihkannya).

Sedangkan wanita/nisa’ auratnya seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan 

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan

pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan

perhiasannya, kecuali yang nampak dari padanya.”

(QS. An-Nur : 31).

 Selanjutnya, kalimah “illa maa zhahara minhaa” [kecuali yang (biasa) nampak darinya], ini bermaksud, ada anggota tubuh yang boleh dinampakkan iaitu wajah dan kedua telapak tangan. Demikianlah pendapat sebahagian sahabat, seperti Ibnu Abbas, Ibnu Umar dan juga Aisyah.
Ibnu Jarir Ath-Thabari (wafat 310H) menjelaskan dalam kitab tafsirnya, Jami Al-Bayan fi Tafsir Al-Qur`an Juz XVIII ms 84, mengenai apa yang di maksud “kecuali yang (biasa) nampak darinya (illaa maa zhahara minha)”, katanya, pendapat yang paling mendekati kebenaran adalah yang mengatakan bahwa, yang dimaksudkan (dalam ayat di atas) adalah wajah dan dua telapak tangan. 

sebagian besar shahabat juga berpendapat demikian, dan ada juga yg berpendapat bahwa wajah juga aurat. Semuanya berpendapat berdasarkan dalil Alquran dan sunnah. 

Tetapi belakangan terakhir , yg kacau nian ada yg berpendapat klo wanita tak perlu menutup aurat . yang penting menjilbabi hatinya. Mungkin sudah kena virus liberalisme kali ..

1.Tutuplah aurat dengan sempurna, saudariku

Banyak sekarang fenomena muslimah yg menutup aurat tentu saja seneng banged karena sudah banyak yg melakukan kewajiban yg satu ini . Karena sesungguhnya wanita telah wajib menutup auratnya sejak ia baligh. Sehari bahkan sedetik saja dia membuka auratnya (seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan itu ) maka ia akan berdosa. Bisa dibayangkan jika tidak menutup aurat selama beratus-ratus jam. Ngeri aku dibuatnya.

tetapi sayangnya masih ada yg masih setengah-setengah , husnudzon saja mungkin belum faham. Seperti

-setengah tipis alias nerawang jadi kupingnya masih kelihatan, kakinya masih kelihatan (karena ditutup pake stocking yg nerawang), dan yg lain intinya bajunya masih belum ketutup betul gitu. Dan ini belum bisa dikatakan menutup auratnya. Emang gak menutup soalnya

-setengah ketat bahkan ada yg total ketatnya,kaya lemper kata suami saya,,,hemm

-setengah di buka setengah ditutup. Maksudnya kadang ditutup kalau pergi jauh , klo beli cabe di warung sebelah mah gak usah.

 

Saudari tercinta , sebetulnya esensi menutup aurat ya ditutupnya aurat itu sendiri di depan lelaki yg bukan muhrim termasuk your ccousin, tetangga yg kadang2 nyelonong masuk rumah, temen cowok kamu, dll .

2.Menutup aurat seluruh bagian kecuali muka dan telapak tangan

telapak kaki juga harus ditup ya neng geulis trus lengannya dipanjangin

jgn kaya gini

n1339627645_30140795_94390

 

 

 

 

 

 

 

 

 

berlanjut ke season II menutup aurat jangan setengah2 (kerudung itu menutupi dada) dan season III menutup aurat jangan setengah-setengan (yang namanya jilbab itu sejenis jubah)


Responses

  1. Mbak af1 mau tanya, kalau jilbab itu adalah jubah, jadi seluruh wanita d dunia ini wajib pakai jubah? Trus, jadi cara menutup aurat yg saya lakukan selama ini masih salah dönk, karena saya nggak pake jubah.

  2. ngga tau mesti koment apa……..
    yang jelas selama ini ngerasa salah banget….
    jilbabku tak sepenuhnya menutup aurat…

  3. gimana dengan yangn nggak pake jubah, boleh gak nutup aurat dengan baju potongan yang tidak ketat dan gak tembus pandang…?

  4. @mbak farida,mb ririn, mbak ami
    ..iya mbak seperti itu..coba lihat di kamus bahasa arab..tapi nanti insyaAllah saya kirimi saja ke email mbak lengkapnta

  5. yang aku mau tanyakan menutup aurat itu cukup dgn memakai baju panjang atau harus menggunakan jilbab?????

  6. Ukhti yg baik hati mntp aurat it y spti yg sdh dicntumkn dan dijlskn dlm surt annur31 n alahzab59,knp hrus fkir2 lg untuk brjilbb,jika ktntuan’a sdh bgtu yg qt hrus ikuti..semangat ya

  7. Kewajiban menutup aurat bukan hanya untuk kaum perempuan melainkan juga untuk kaum laki-laki, hanya batasan auratnya yang berbeda. Kewajiban menutup aurat tidak hanya sewaktu melakukan interaksi dengan Khaliqnya melainkan juga sewaktu berinteraksi dengan sesama dan lingkungannya. Saya ingin mengingatkan kepada kaum laki-laki karena kebanyakan belum menutup auratnya termasuk saya, kenapa saya berkata demikian? Aurat adalah bagian dari tubuh kita yang harus kita tutup sehingga tidak tampak lagi bentuk jism-nya. Banyak kaum laki-laki yang menutup pusar sampai lututnya namun masih nampak jelas bentuk tubuh auratnya (celana pantalon misalnya), kadang ada juga yang pakai pakaian berwarna yang disunnahkan (putih) namun berbahan tipis sehingga tampak transparan auratnya, apakah yang demikian dapat dikatakan sudah menutup aurat, Astaghfirulloh, semoga Allah mengampuni dan memaafkan kekhilafan hamba-Nya.

  8. […] »Uncategorized»https://nurmaulid.wordpress.com/2009/04/20/menutup-aurat-jangan-setengah-setengah-karena-wanita-begitu-indah-season-i/ Leave a comment […]

  9. wanita yag tidak pakai jilbab adlah wanita yag tidak bersyukur apa yg di brikan yang maha kuasa bnar tidak

  10. wanita yang tidak pakai jilbab itu wanita yang mengikuti budaya non islam sdangkan orag non islam itu uda budaya nya dia jadi gak pantas di tiru


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: